Showing posts with label kelas yoga surabaya. Show all posts
Showing posts with label kelas yoga surabaya. Show all posts

Monday, 9 May 2016

Hypnoparenting Untuk Anak Yang Pendiam




Anak pendiam cenderung menyendiri. Bila dibiarkan terus hingga dewasa, akan berdampak negatif. Inilah tips bagi orang tua agar melatih mereka bersosialisasi. Anak pendiam dapat dilatih untuk bersosialisasi. 

Ketika memasuki usia prasekolah atau TK, anak-anak mulai terlihat sifat sosialnya. Di dalam kelompok anak-anak di kelas, akan terlihat anak mana yang lebih agresif, lebih pasif, cepat akrab, atau anak pendiam dan penyendiri.


Anak pendiam biasanya tidak terlalu berbaur dengan teman dan lingkungan sekitarnya. Ia menyendiri entah hanya memperhatikan teman – teman lainnya atau asyik dengan kegiatannya sendiri. Isolasi diri ini dalam jangka panjang akan membentuk dampak yang negatif.

Penelitian menemukan bahwa anak yang memiliki masalah dalam berinteraksi dengan teman sebayanya cenderung mengalami guncangan emosi yang lebih besar dibandingkan anak yang lebih bersosialisasi.

Pada kondisi ekstrim, setelah dewasa guncangan emosi yang tidak dapat diatasi sendiri dapat menyebabkan tindakan vandalisme, kriminal, bahkan bunuh diri. Jadi, perhatikanlah anak sejak dini supaya kita dapat memberikan bimbingan yang ia perlukan.


Untuk menolong anak pendiam bersosialisasi, orang tua harus bekerja sama dengan gurunya. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untukmelatih anak pendiam untuk bersosialisasi, yaitu :

1. Memasangkannya dengan yang bertolak belakang

Dalam kegiatan sehari-hari di sekolah, anak pendiam dipasangkan dengan anak yang lebih populer. Dengan cara ini, anak pendiam akan lebih cepat diterima di lingkungannya.

2. Memasangkannya dengan yang lebih muda

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak pendiam berusia 4-5 tahun bila dipasangkan dengan anak yang lebih muda, popularitasnya meningkat sebanyak 50%. Popularitas ini membantu dirinya untuk membangun rasa percaya diri yang lebih baik.

3. Kelompok kecil

Membuat kelompok bermain kecil akan lebih efektif untuk memfasilitasi pertemanan anak-anak dibandingkan kelompok besar. Di dalam kelompok besar, anak pendiam cenderung menarik diri di luar percakapan dan permainan, sedangkan di dalam kelompok kecil, setiap anak mendapat perhatian dari teman sekelompoknya. Guru dapat melatihnya mulai dari kelompok kecil lalu secara bertahap meningkatkan jumlah anggota kelompoknya.

4. Memberi tanggung jawab penting

Guru dapat memberikan tugas penting di dalam kelas kepada anak pendiam. Misalnya, tugas mengawasi piket bersih-bersih kelas bersama.

5. Menolong bila terjadi bullying

Bullying di sekolah dapat berakibat serius pada perkembangan mental anak. Anak pendiam yang diolok-olok teman-temannya, tidak dapat membalas dan bisa menjadi takut serta menolak untuk sekolah. Ajarkan dan latih anak Anda agar menjadi dirinya sendiri dan melawan bullying yang diterimanya. Bila bullying sudah di luar batas, kita harus ikut bertindak.

Beberapa contoh cara di atas adalah strategi dan terapi yang baik untuk melatih anak pendiam untuk lebih bersosialisasi. Sedangkan di luar lingkungan sekolah, orang tua memegang peranan penting. 


1. Sering mengajak anak pada kegiatan luar rumah

Ajak anak berkumpul dengan anak-anak lain serta orang dewasa, dan praktekkan trik memasang-masangkan anak seperti yang dibahas di atas.

2. Memberi tugas untuk berbicara dengan orang lain

Kita dapat menugaskan anak kita mengangkatkan telepon rumah bila berdering, sehingga ia dilatih untuk berbicara dengan orang yang mungkin ia belum kenal.

3. Tugas membaca cerita

Bila anak memiliki adik atau kakak, mintalah ia untuk membacakan cerita sebelum tidur untuk saudara-saudara lainnya. Sebaiknya berikanlah setiap anak giliran untuk melakukan hal ini.

4. Tugas membukakan pintu dan menyambut tamu

Bila kita tahu akan kedatangan tamu yang kita kenal, mintalah anak kita yang membukakan pintu dan menyambut mereka. Dengan hal-hal kecil seperti ini, anak pendiam dilatih untuk lebih bersosialisasi.

5. Perbanyak kegiatan bersama orang lain

Perhatikan berapa lama anak pendiam duduk sendiri di depan komputer atau TV? Usahakan permainan anak-anak yang melibatkan beberapa anak lainnya, supaya ia berinteraksi dengan sesamanya.



SEMOGA BERMANFAAT!

Wednesday, 4 May 2016

5 kepribadian unik golongan darah AB




Nah untuk hal unik para golongan darah O yang ceria, golongan darah B si pecinta kebebasan, dan golongan darah Ayang perfeksionis, kan? Nah, rasanya tidak lengkap jika tidak membahas mengenai golongan darah terakhir, yaitu golongan darah AB.

Golongan darah AB, bisa dibilang, jarang kita temukan. Dibandingkan dengan tipe golongan darah yang lain, jumlah orang yang mempunyai golongan darah AB memang lebih sedikit. Di wilayah Asia, persentase orang yang beraglutinogen AB ini hanya sekitar 7% saja. Seolah menambah “ke-eksklusivitas-an” mereka, para tipe AB ini hanya dapat mendonorkan darahnya ke sesama tipe AB. Namun, mereka bisa menerima transfusi darah dari semua tipe golongan darah yang lain.

Dari segi prevalensi dan masalah transfusi darah saja, golongan darah AB ini sudah terbilang unik. Tapi, keunikan para tipe AB ini tidak berhenti sampai di situ saja. Kepribadian yang mayoritas dimiliki oleh para tipe AB ini juga membuat mereka berbeda dari tipe yang lainnya. 

Sesuai dengan unsur yang membentuknya, kepribadian para tipe AB ini merupakan perpaduan antara tipe golongan darah A dan tipe golongan darah B. Untuk kamu yang mempunyai teman atau pacar bergolongan darah AB dan merasa mereka seringkali begitu sulit dimengerti, hal yang kamu rasakan itu lumrah, kok!

1. Pemilik golongan darah AB itu makhluk misterius yang sulit ditebak.

Sudah menjadi hukum dasarnya, kalau para tipe AB merupakan orang-orang yang suka menyendiri. Dalam berhubungan dengan orang lain, terutama ketika baru pertama kali berkenalan, mereka seolah membuat batasan yang tidak boleh dilewati oleh orang lain. Di saat teman-temannya asyik berkumpul dan bercengkerama, si tipe AB kemungkinan besar lebih memilih untuk menyingkir sendiri atau hanya duduk bersama dalam diam.

Para tipe AB juga sangat menjaga privasi. Mereka cenderung lebih senang hidup dalam dunia pikirannya sendiri. Ketika mereka sedang mempunyai masalah pun, biasanya para tipe AB ini hanya memendamnya sendiri saja. Mereka tidak menceritakan masalah mereka kepada siapa pun. Makanya, mereka juga tidak begitu suka mencampuri urusan orang lain. Terkadang, mereka juga bisa tiba-tiba merenung dan diam meskipun sedang berada di lingkungan yang ramai.

Tak ada yang bisa menerka apa yang sedang dipikirkan oleh para tipe AB ini. Memang begitulah para tipe AB. Mereka misterius dan sulit ditebak. Meskipun begitu, justru di sinilah daya tarik para tipe AB.

Mereka suka menyendiri, bergelut dengan dunia sendiri, dan sangat menghargai privasi.

2. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengutamakan logika

Berbeda dari para tipe golongan darah A yang mengutamakan perasaan, para tipe AB justru sangat mengutamakan logika dalam proses mereka berpikir. Dalam berbagai masalah, para tipe AB ini lebih menekankan pada rasionalitas. Hanya saja, mungkin karena mereka memiliki tingkat logika yang sangat tinggi, para golongan darah lain seringkali sulit mengerti pola pikir si tipe AB.

Seperti orang bergolongan darah B, para tipe AB juga tidak menyukai hal-hal yang ribet. Cara mereka berpikir itu simpel dan praktis. Bedanya dengan tipe B, para tipe AB ini lebih bijaksana dalam memandang suatu masalah. Selain itu, mereka juga mempunyai daya analisis yang tinggi. Dalam sebuah persoalan yang kompleks, mereka mampu melihat langsung ke inti masalah dan mencari solusi yang tepat. Jadi, kalau kamu mempunyai masalah yang tidak bisa kamu selesaikan sendiri, mintalah bantuan kepada para tipe AB ini untuk memecahkan masalahmu, ya. 

Para tipe AB merupakan orang yang bijaksana.

3. Gaya bicara para tipe AB itu singkat, padat, jelas, dan menusuk

Pada dasarnya, orang bergolongan darah AB itu pendiam. Mereka sedikit bicara, tetapi banyak mengamati. Ketika mengobrol pun, mereka hanya mengutarakan hal-hal yang penting saja. Namun, beda halnya kalau soal memberikan kritik dan nasihat. Para tipe AB paling pandai dalam hal ini. Mereka juga mampu berbicara cukup panjang jika sedang memberikan kritik dan nasihat. Kemampuan mereka ini jelas didukung oleh cara berpikir mereka yang menggunakan logika dan daya analisis yang tinggi. Para tipe AB merupakan kritikus yang handal dan tegas.

Untuk urusan marah, para tipe AB berbeda dari mereka yang bergolongan darah A dan B. Kalau si tipe A biasanya mengungkapkan kemarahan mereka dengan cara sehalus mungkin supaya tidak menyinggung perasaan orang lain. Sedangkan si tipe B bisa menunjukkan kemarahan mereka dengan begitu leluasanya dan penuh dengan emosi.

Gimana dengan para tipe AB? Mereka mengungkapkan kemarahannya secara halus dan tenang dengan menggunakan kata-kata yang singkat, padat, jelas, dan begitu menusuk hati. Meskipun begitu, sesungguhnya apa yang diungkapkan oleh si tipe AB ini, bisa dibilang hampir semuanya benar.

Kata-kata yang dilontarkan para tipe AB itu menusuk hati, tapi benar adanya.

4. Para tipe AB itu tenang dan tidak suka berkompetisi

Si tipe AB memiliki pola pikir yang lebih dewasa dari para golongan darah lain yang seumuran. Kedewasaan cara mereka berpikir inilah yang menyebabkan mereka tampak tenang dari luar. Namun, di balik ketenangannya yang terlihat dari luar, bisa saja sesungguhnya perasaan mereka sedang panik luar biasa. Para tipe AB itu ahli dalam bidang Poker Face. 

Mereka pandai menyembunyikan perasaannya. Sulit untuk mengetahui dengan jelas apakah mereka senang atau sedih. Hal-hal inilah yang membuat para tipe AB ini terlihat lebih “tua” daripada teman-teman sebayanya.

Selain itu, para tipe AB merupakan orang-orang yang tidak suka berkompetisi. Mereka bukanlah tipikal orang yang mengejar kemenangan. Ketimbang berusaha menjadi juara, si tipe AB lebih senang jika mereka bisa membantu orang lain. Para tipe AB ini mengutamakan keseimbangan dan ketentraman jiwa. Mereka sangat mencintai kedamaian. Itulah sebabnya mereka juga sangat piawai memainkan peran sebagai mediator.

Mereka tenang, dewasa, dan mencintai kedamaian.

5. Kemunafikan dan pengkhianatan merupakan dua hal yang paling dibenci oleh para tipe AB

Sebenarnya, tak banyak masalah yang didapatkan oleh para pemilik aglutinogen darah tipe AB ini. Seperti yang sudah disebutkan tadi, orang tipe AB mencintai kedamaian. Meskipun begitu, ada dua hal yang sepertinya tidak bisa ditolerir oleh para tipe AB ini: kemunafikan dan pengkhianatan. Mereka sangat tidak menyukai orang-orang yang munafik dan suka mencari muka. Ketika mereka dikhianati, si tipe AB juga akan mengingat hal tersebut selamanya.

Jadi, untuk kamu yang mempunyai pacar atau teman bergolongan darah AB, jangan sampai kamu bermunafik atau mengkhianati para tipe AB, ya. Mereka tidak akan melupakan hal tersebut dan sangat mungkin kalau mereka malah akan menjauhimu.

Para tipe AB tidak akan mentolerir kemunafikan dan pengkhianatan.

Nah, itulah 5 sifat unik orang-orang bergolongan darah AB. Meskipun mereka terlihat misterius, tetapi sesungguhnya banyak kualitas positif yang dimiliki oleh para tipe AB ini. Meskipun jumlah mereka sedikit, tapi mereka bisa menjadi penyeimbang di antara golongan darah yang lainnya. Sekarang, kamu yang mempunyai pacar dan teman tipe AB sudah bisa lebih memahami kepribadian mereka, kan.



SEMOGA BERMANFAAT!

Monday, 2 May 2016

2 Alat Bantu Visual Untuk Meningkatkan Presentasi Public Speaking Anda




Pada materi sebelumnya, kita telah sama – sama mengetahui bagaimana caranya membuat materi public speaking yang ingin kita sampaikan kepada audiens, tentunya dengan baik, teratur, dan ketika disampaikan pun akan luar biasa.

Kini kita akan membahas, bagaimana menggunakan alat bantu visual sebagai pendukung dari materi – materi public speaking yang akan sampaikan nantinya.

Mengapa alat bantu visual begitu penting dalam aktivitaspublic speaking? Hal ini sangat berhubungan erat dengan sifat dasar manusia yang menerima informasi sebanyak 55% dari aspek visual menggunakan indera visualnya. Dibandingkan dengan indera yang lain, indera visual memiliki peran yang paling banyak dan paling sering digunakan manusia untuk menerima informasi yang ada. 

Di sisi lain, alat bantu visual memaksa otak dan pikiran audiens anda untuk menghubungkan tampilan dari alat visual dengan apa yang sedang anda bicarakan dan sampaikan. Kondisi seperti ini membuat audiens kita tetap terbangun dan fokus kepada hal – hal yang sedang kita sampaikan pada saat itu.

Paling penting adalah alat bantu visual mampu mempermudah audiens untuk mengerti pembahasan dan topik yang sedang anda sampaikan. Lebih lanjut, apapun yang anda perlihatkan kepada audiens anda melalui alat bantu visual tersebut akan lebih mudah diingat oleh mereka, sehingga ketika ia melihat gambar tersebut di tempat lain, mereka akan teringat dengan materi anda.

Tentu kita harus berterimakasih pada perkembangan teknologi saat ini. Kita memiliki LCD Proyektor untuk menemani setiap materi kita ketika disampaikan di depan para audiens, hampir ditiap tempat alat bantu visual ini tersedia. Atau paling tidak papan tulis dengan alat tulisnya yang mampu membantu kita untuk memvisualisasikan materi kita. Karena itulah, tidak ada alasan lagi untuk tidak menggunakan alat bantu visual dalam public speaking.


1. Flip Charts

Sebuah alat yang menyediakan kertas dalam ukuran yang cukup besar (kertas plano), dipasangkan pada engsel – engsel portable yang dibentuk sedemikian rupa. Bisa dibalik – balik sesuai dengan kebutuhan, dan kertasnya pun berwarna cerah. Alat bantu visual jenis ini sangat efektif digunakan untuk jumlah skala audiens kecil hingga menengah, biasanya 20 orang atau kurang. 

Kalaupun lebih, biasanya digunakan alat bantu video camera yang ditampilkan ke layar besar melalui LCD Proyektor untuk memperbesar tampilan flipchart tersebut. Anda bisa menggunakan spidol berukuran besar untuk menulis di kertas flipchart tersebut. Sangat disarankan untuk menggunakan spidol berwarna, agar alat bantu visual ini bisa semakin maksimal penggunaannya, dan audiens anda pun merasa lebih nyaman melihatnya.

Kekuatan dari flipchart yang tidak dimiliki oleh alat bantu visual lainnya adalah flipchart mampu digunakan untuk menggambar dan menuliskan sesuatu yang berhubungan dengan materi anda ketika anda sedang menyampaikan materi tersebut.

Banyak pembicara mengadopsi dan menggunakan alat bantu visual ini, alasannya karena dibandingkan dengan power point, flipchart memberikan keleluasaan dalam gerak dan ekspresi pembicara ketika sedang menyampaikan materi yang ada. Di sisi lain, flipchart pun mampu digunakan untuk memperkuat, mengulangi, dan mempertegas poin – poin materi yang sedang disampaikan oleh pembicara dengan gerakan yang ada.

2. Power Point Presentation

Di zaman yang dikelilingi dengan kemajuan yang luar biasa saat ini, menggunakan komputer, LCD Proyektor, dan Microsoft Power Point atau sejenisnya merupakan hal yang wajar dan normal. Teknologi ini memberikan kita kemampuan untuk memproduksi suatu alat bantu visual yang dramatis, resolusi tinggi, animasi, dan simulasi.

Saat ini, teknologi komputer yang berdasarkan pada visual menjadi standarisasi yang umum dan banyak kita temukan di berbagai macam aspek. Seperti teknisi, pendidikan, bahkan bisnis sekalipun.
Kekuatan dari alat bantu visual bernama power point ini adalah ia mampu digunakan secara efektif baik pada jumlah audiens yang sedikit maupun banyak, juga untuk menyampaikan dan memperlihatkan poin – poin materi yang sederhana atau rumit sekalipun.

Bahkan saat ini, seorang pembicara bisa menggunakan sebuah pointer, yakni alat yang bekerja layaknya remote control untuk mengendalikan tampilan dari slide presentasi yang ditampilkan. Sehingga ketika berjalan, duduk, menyampaikan materi, dan lain sebagainya pembicara tetap mampu mengendalikan slide presentasi yang ingin dia tampilkan.

Hanya saja, tantangan untuk membuat dan menyiapkan alat bantu visual ini adalah kita harus mampu untuk membuatnya tetap simple. 


1. Tata huruf (Font)

Tidak hanya berkaitan dengan ukuran huruf yang digunakan dalam sebuah slide. Pemilihan huruf yang anda gunakan pada slide anda akan sangat berpengaruh pada tingkat sulit atau mudahnya slide anda dibaca oleh audiens. Pastikan anda selalu menggunakan huruf – huruf yang mudah dibaca oleh audiens, seperti Calibri, Times New Roman, Arial, Helvetica, dan lain sebagainya. Untuk pembahasan huruf yang tepat untuk digunakan, anda bisa coba sedikit mendalami tentang tipografi. Dalam tipografi, keluarga huruf Sans Serif biasanya memiliki kemampuan untuk mudah dibaca.

Jika bagi anda huruf – huruf ini terlihat kurang bergaya, membosankan, dan lain sebagainya. Maka segera buang jauh – jauh pemikiran itu. Audiens anda justru akan berterimakasih kepada anda, karena anda menggunakan huruf – huruf yang membuat mereka mudah untuk membaca slide anda.

2. Tata warna (Colors)

Pastikan anda memilih warna yang membuat slide presentasi anda mudah untuk dibaca. Ingat, teks yang berwarna merah jika diletakkan di atas latar belakang yang berwarna hitam maka akan sangat sulit untuk dibaca, begitu pula sebaliknya. Sangat tidak dianjurkan menggunakan warna yang saling bertabrakan seperti itu.

Anda bisa mencoba menggunakan latar belakang yang berwarna agak pucat dan meletakkan di atasnya teks yang berwarna gelap, hitam, dan sejenisnya. Atau anda bisa menggunakan latar belakang gelap, hitam, atau coklat dan meletakkan teks berwarna putih di atasnya. Susunan warna seperti ini membaut slide anda menjadi mudah untuk dibaca. Sederhananya adalah jangan menabrakkan warna gelap dengan gelap, dan terang dengan terang. Karena jika anda lakukan, anda justru akan menyiksa audiens anda.

Perlu diingat pula, bahwa slide presentasi anda hanya membawa 3 (tiga) warna, paling maksimal. Jika lebih, maka slide presentasi anda akan menjadi kacau dan tak menarik.

Jika anda takut slide presentasi anda terlalu monoton, anda bisa mencoba memasukkan gambar yang sesuai dengan yang anda inginkan. Tentu, anda pun harus melakukan penyesuaian warna unsur – unsur di slide anda tersebut sesuai gambar yang anda masukkan tadi.

3. Sederhana, efisien, dan optimal

Tentu ini hal yang penting. Seringkali kesalahan krusial dilakukan oleh banyak pembicara ketika menggunakan slide presentasi sebagai alat bantu visualnya. Kesalahan krusial itu berupa membacakan isi slide kepada audiens anda, hal ini bukannya menambah kesan baik audiens kepada anda tapi justru sebaliknya. Slide presentasi yang anda tampilkan bukan untuk dibacakan, tapi untuk menampilkan ‘hanya’ poin – poin dari materi yang ingin dan sedang anda sampaikan. Bahkan, slide presentasi hanya memperlihatkan kilasan dari poin anda, sedang yang memperjelasnya sejelas – jelasnya adalah anda sendiri ketika anda menyampaikannya kepada audiens anda.

Perlu diingat pula untuk tidak menggunakan bullet terlalu banyak, karena hal ini hanya akan membuat slide presentasi anda tampak rumit dan membosankan, hingga membuat audiens anda menjadi pusing dan tidak berminat lagi mendengarkan anda.

Jika anda perlu menampilkan grafik, maka pastikan anda tidak menampilkannya secara detail. Cukup tampilkan poin – poin grafik yang perlu diketahui oleh audiens, karena memang audiens tidak perlu tahu semuanya. Mereka hanya perlu statistik terpenting, poin kunci dari grafik tersebut. Hal ini akan membuat grafik anda menjadi sederhana dan tentunya mudah dimengerti.

4. Sedikit itu lebih banyak

Salah satu fasilitas yang ada dalam power point adalah kemampuannya untuk memberikan animasi, gerak pada objek – objek yang ada di slide presentasi kita. Anda tentu boleh menggunakannya. Namun, sangat tidak dianjurkan untuk menggunakannya secara berlebihan dengan cara memberikan animasi pada masing – masing kata, gambar, teks, dan lainnya pada slide presentasi anda.

Jika anda melakukannya, anda tidak hanya akan mengganggu audiens anda, tapi juga membuat mereka menjadi pusing bahkan bisa jadi marah besar kepada anda. Berhati – hatilah!

Intinya adalah flip chart sangat efektif untuk digunakan di hadapan audiens yang berjumlah 20 orang atau kurang, di sisi lain flipchart memiliki kekuatan untuk mampu menggambarkan dan menuliskan sesuatu ketika anda sedang menyampaikan materi anda. Adapun power point, ia mampu digunakan dengan maksimal baik di hadapan audiens yang berjumlah kurang dari 20 orang, atau lebih. 

Kemampuannya untuk membuat animasi, dramatis, dan lainnya sangat luar biasa. Tapi, ada hal – hal yang perlu diingat ketika anda akan menggunakannya, yakni tata huruf, tata warna, simple, dan sedikit itu lebih banyak. Jika pun anda ingin menggabungkan keduanya, maka hal itu tentu lebih luar biasa lagi.



SEMOGA BERMANFAAT!


Tips Jitu Penjualan dengan Hypnoselling




Hitung di rumah anda, ada berapa banyak barang yang anda beli namun tidak anda pakai ? berapa banyak sesuatu yang anda beli tersebut karena anda menyukainya bukan membutuhkannya ? berapa banyak dari aktivitas pembelian dilakukan karena ikut-ikutan, gengsi, dan sesuatu yang banyak melibatkan sisi emosi konsumen ? Ya, semua itu dibedah dalam Hypnoselling.

Hypnoselling merupakan aplikasi hypnosis atau teknik hipnotis yang dimanfaatkan untuk aktivitas jual – beli. Hypnoselling memanfaatkan bawah sadar seseorang termasuk aspek emosi dari para konsumen untuk meningkatkan pembelian. Hal ini sebetulnya sudah dipelajari dan diterapkan di Dunia Barat, dan jika anda cermati Mall – Mall pun melakukan Hypnoselling.

Hypnoselling atau ada juga yang menyebutnya Hypnosis forSelling, sangat bermanfaat bagi para Sales dalam penetrasi ke pada konsumen sehingga menarik minat yang besar dan diakhiri dengan pembelian dalam jumlah yang banyak. Bagi Marketing, hypnoselling dimanfaatkan sebagai prinsip dasar dalam menyebarkan informasi mengenai produk atau dalam bernegosiasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar tentunya.

Aktivitas jual-beli terjadi dimanapun dan kapanpun. Sejalan dengan hal tersebut, pada prakteknya Hypnoselling bisa diaplikasikan untuk siapapun dengan latar belakang profesi yang beragam. Pada intinya Hypnoselling membangun sebuah prinsip solution di mana si pembeli merasa senang, dan yang menjual banyak untung.

Bila anda mempelajari Hypnoselling, maka yang akan mendapatkan manfaat pengetahuan sebagai berikut :

 Prinsip dasar Seller dan Gaya Penjualan

Penting untuk dipahami karena ini adalah yang mendasar sekali sebelum anda menjual. Mindset akan dicerahkan dan disesuaikan dengan apa yang akan anda jual sehingga meningkatkan rasa percaya diri pada saat presentasi sesuatu yang dijual.

 Mengenal Bawah Sadar Konsumen

Dengan memahami konsep bawah sadarseseorang, kita menjadi tahu efek sugesti yang kita berikan kepada mereka dan bisa memanfaatkannya untuk mengikuti apa yang kita sarankan.

  Hypnotic Selling Language

 Ucapan

Bahasa hypnosis memiliki seni dalam pengucapannya, sehingga enak didengar dan nyaman. Di sini anda diajarkan cara melafalkannya secara benar berikut intonasi dasar penekanan bahasa.

 Tulisan

Bahasa tulisan yang mengandung unsur hipnosis banyak sekali manfaatnya, untuk iklan sms, email broadcast, penulisan web marketing, proposal, dan lain sebagainya.

 Gestur

Ada beragam gestur yang bisa menarik minat seseorang dalam membeli produk anda. Dan lagi – lagi merupakan peran bawah sadar. Gestur yang akan dipelajari oleh anda bisa dimanfaatkan saat anda berhadapan langsung dengan konsumen atau pada saat anda presentasi.

 Persuasive Method

Merupakan pendekatan yang unik melalui serangkaian konsep dan skenario sebelum anda bertemu langsung pada calon konsumen, sehingga memposisikan konsumen tidak memiliki pilihan lain selain membeli produk anda.

 Effective Closing

Baik di awal tentunya perlu baik di akhir, effective closing mengajarkan bagaimana cara anda menutup penjualan dengan cepat dan menghasilkan keuntungan.

Yang diajarkan dalam HypnoSelling adalah teknik komunikasi persuasif agar orang lain lebih menyukai dan lebih percaya kepada Anda, termasuk menyukai dan percaya dengan kualitas produk Anda.

Seringkali Anda punya produk atau jasa bagus tapi orang lain tidak mau menerimanya karena merasa ragu. Nah, setelah Anda memahami rahasia komunikasi dan rahasia pikiran manusia, maka Anda bisa membuat percaya dan mengikuti saran Anda.



SEMOGA BERMANFAAT!



Friday, 29 April 2016

Berikut Tipe Asana Yang Patut Anda Coba di Rumah



Saat ini orang-orang banyak memburu tempat pelatihan yoga di beberapa pusat kebugaran atau studio yoga. Yoga memang dinilai sebagai olahraga yanga dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh dan dengan gerakan yang tidak terlalu berat dan kompleks. Namun untuk orang-orang yang super sibuk atau yang tidak dapat meninggalkan rumah, datang ke tempat pelatihan yoga bisa dinilai akan sangat merepotkan. Untuk itu,  berikut adalah beberapa gerakan yoga untuk pemula yang bisa anda lakukan sendiri di rumah :

1. Seated Yoga pose


Gerakan yang pertama dan utama bagi para pelaku senam yoga adalah menguasai gerakan duduk yang benar. Mungkin ini terdengar sepele dan tidak begitu berat tapi percayalah tak semua orang bisa terbiasa duduk dengan posisi baik dan benar dalam waktu yang lama. Gerakan duduk yang baik dalam senam yoga adalah duduk bersila dengan posisi tubuh tegap dada membusung ke depan, kepala diangkat ke atas serta rileks. Gerakan ini juga merupakan dasar dari gerakan yoga penguat otot serta beberapa gerakan memilin tubuh.

2. Standing Yoga Pose




Setelah gerakan dasar yoga untuk pemula yang pertama bisa dilakukan dengan baik, sekarang gerakan dasar kedua. Pertama-tama, buka kaki anda lebar-lebar setelah itu letakan tangan kiri anda lurus ke kaki sedangkan tangan yang kanan mengarah miring ke samping, sekitar 45 derajat. Tak lupa pandangan mata juga mengikuti arah tangan kanan anda. Gerakan ini baik untuk membentuk tubuh anda.

3. Restorative Pose – Child Pose (Balasana)


Gerakan ini begitu mudah dan simple namun berefek langsung ke bagian vital tubuh yaitu , melatih alat pernapasan kita. Gerakan yoga untuk pemula ini diawali dengan duduk bersimpuh ala orang Jepang (duduk seiza). Setelah itu condongkan badan ke depan menyentuh paha dan kepala menyentuh lantai sedangkan tangan terjulur ke depan

4. Core Pose


Gerakan ini berbentuk huruf A karena anda harus membungkuk terlebih dahulu lalu mengangkat pantat anda ke atas. Tangan menyentuh lantai serta kepala dibungkukan sejajar dengan tangan. Gerakan ini berguna untuk untuk membentuk otot abdomen anda.

5. Back Pain Pose – Bridge Pose (Setu Bandha Sarvangasana)



Gerakan ini berguna untuk melatih otot punggung dan membantu penyembuhan cedera otot punggung. Gerakan diawali dengan tidur telentang, kaki ditekuk serta pantat diangkat ke atas. Tangan rileks diletakan ke samping tubuh.




SEMOGA BERMANFAAT!

Wednesday, 27 April 2016

Istilah Vaginismus dan Cara Mencegahnya




Vaginismus adalah suatu disfungsi seksual pada wanita, yang berupa kekejangan abnormal otot vagina sepertiga bagian luar dan sekitar vagina.

Pada kondisi ini, pihak wanita akan mengalami reaksi fisik dan psikis sebagai bentuk penolakan, bukan hanya terhadap hubungan seksual, bahkan terhadap sentuhan atau usaha rangsangan di area vital (vagina), yang mengakibatkan terhambatnya rutinitas bercinta.

Reaksi akan nampak terlihat dari wanita dengan vaginismus, karena ia cenderung merapatkan kedua tungkainya bila terjadi sentuhan pada area kelaminnya.

Vaginismus bisa menyerang wanita dengan variasi usia. Mulai dari usia ketika seorang wanita sudah aktif secara seksual, sampai wanita yang sudah berusia lanjut atau tua. Dan diduga, sekitar 2-3 persen wanita dewasa mengalami vaginismus.


1. Adanya infeksi yang menimbulkan luka disekitar lubang vagina atau labia.

2. Gangguan selaput dara, termasuk apabila adanya tarikan saat penetrasi berlangsung.

3. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan yang tidak sembuh secara sempurna, sehingga menimbulkan reaksi penolakan sebagi bentuk beban fisik dan fsikis.

4. Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan, dimana jika trauma itu masih dirasakan hingga masa menikah, maka hal itu merupakan vaginismus sekunder.

5. Momen bercinta yang kerap menimbulkan rasa nyeri bisa jadi menyebabkan trauma psikis, sehingga rasa trauma itu bisa menjadi vaginismus.

6. Perasaan takut yang berlebihan apabila bercinta menjadikan wanita itu hamil.

7. Serta perasaan takut tertular penyakit kelamin dari pasangannya.


Cobalah untuk terbuka kepada suami dengan cara membuat komunikasi yang baik dengan suami, apabila Anda telah menyadari bahwa Anda menderita vaginismus. Tidak perlu ragu untuk mengungkapkan hal itu, karena apabila Anda membiarkan suami bertanya-tanya dengan penolakan yang Anda berikan, justru akan semakin memperburuk keadaan, dan menghambat kehidupan rumah tangga, terutama hubungan seksual Anda dan pasangan.

Setelah itu, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter ahli. Pada sesi pemeriksaan, salah satu metode pemeriksaan akan mengarah pada dilator. Dilator adalah suatu alat yang terbuat dari bahan semacam plastik yang berbentuk silinder, yang fungsinya untuk merelaksasi otot vagina yang mengalami kekejangan tidak normal.

Sebelum menggunakan dilator, biasanya terlebih dahulu pihak wanita akan diminta untuk melakukan latihan kontraksi dan relaksasi otot panggulnya.

Apabila sudah mampu melakukan relaksasi otot, barulah dilator bisa digunakan. Dimulai dari ukuran terkecil. Dilator akan dibiarkan didalam vagina sekitar 10-15 menit, dan dapat diulang 3-4 kali di siang hari dan sekali lagi menjelang malam.

Pada umumnya, wanita dengan vaginismus bisa menggunakan dilator nomor 3 dan empat dalam kurun waktu satu minggu. Apabila dengan penggunaan dilator nomor 3 atau empat, pihak wanita sudah merasakan kenyamanan, maka cobalah untuk bercinta dengan posisi wanita di atas.


Supaya Anda terhindari dari vaginismus, hindarilah faktor penyebabnya. Dan inilah tips agar terhindar dari vaginismus.

1. Pendidikan seks sangat perlu bagi pasangan suami istri. Maka dari itu, carilah informasi sebanyak-banyak seputar apa-apa saja yang bisa meningkatkan dan menghambat kehidupan seksual Anda dan pasangan.

2. Hindari traumatik pada hubungan seksual pertama kali. Maka dari itu, perlu adanya pemahaman dan pengetahuan seputar aktivitas seks sebelum menikah, baik pada wanita maupun pria.

3. Binalah komunikasi yang baik dengan pasangan.

4. Jagalah kesehatan kelamin dan setialah dengan pasangan, supaya tidak tertular atau terinfeksi penyakit kelamin.

5. Pasca melahirkan, pastikan luka sobekan akibat melahirkan sembuh dengan baik dan sempurna.




SEMOGA BERMANFAAT!

Sunday, 24 April 2016

9 Kesalahan Orang Tua Dalam Mendidik Kedisiplinan Pada Anak




Satu hal yang perlu ditanamkan di benak orang tua saat mendisiplinkan anak-anaknya adalah bahwa kedisiplinan merupakan cara untuk mengajarkan anak pelajaran kehidupan dan bukan sebagai alat untuk menghukum anak.  Menanamkan kedisplinan itu sendirimerupakan proses yang terdiri dari beberapa hal, yaitu :

1. Pengajaran

Orang tua menunjukkan dan mengajarkan perilaku yang baik dan alternatif perilaku yang lebih “tepat”. kepada anak.

2. Penetapan Aturan dan Batasan

Beberapa orang tua beranggapan bahwa dengan memberikan aturan dan batasan anak, akan membuat anak menjadi tidak bahagia. Anggapan tersebut adalah SALAH BESAR, karena tanpa adanya batasan dan aturan yang jelas, anak akan merasa tidak aman, kebingungan juga akan menyulitkan mereka untuk beradaptasi di lingkungan luar nantinya.

3. Pengoreksian Perilaku

Ketika anak diajarkan kedisiplinan dengan cara yang positif, logis namun tetap penuh kasih maka mereka akan belajar bertanggung jawab atas tindakan yang mereka lakukan.  Misalnya ketika anak tidak melakukan tugas membereskan kamar sesuai dengan yang telah disepakati padahal sudah diingatkan oleh orang tuanya selama beberapa kali, anak akan kehilangan waktunya menonton TV. Ketika aturan dan konsekuensi yang akan diterimanya jelas, spesifik dan logis,  anak akan belajar unuk mendisiplinkan dan mengatur tindakannya sendiri.

4. Menunjukkan Rasa Sayang dan Menghargai

Bagaimana anda selaku orang tua ingin diperlakukan oleh anak, maka seperti itu pulalah cara yang harus anda tunjukkan kepadanya terutama saat anda mendisiplinkan mereka. Pastikan anak memahami bahwa meskipun anda tidak menyukai apa yang ia katakan/lakukan namun anda tetap menyayangi dan menghargainya. Dengarkan pendapatnya kemudian jelaskan tingkah laku yang benar seperti apa disertai alasannya

5. Konsisten

Jika anda selaku orang tua menerapkan aturan tertentu tapi ketika anak melanggar aturan itu anda mengabaikannya atau sebaliknya, anda menghukum padahal biasanya anda memperbolehkan, tentunya hal ini akan membuat anak anda jengkel dan bingung. Kekonsitenan perilaku anda selaku orang tua adalah hal terpenting dalam menanamkan kedisplinan, karena membuat anak menjadi paham perilaku seperti apa yang diharapkan oleh orang tua dan anak pun bisa memahami/memperkirakan perilaku orang tuanya.

6. Kerja Sama

Kedisplinan anak itu bukan bersumber dari kediktatoran orang tua dalam mengatur perilaku anak. Orang tua bisa berdiskusi dengan anak, meskipun masih berusia 5 tahun. Berikan kesempatan anak untuk mengungkapkan pendapatnya atas aturan yang berlaku di rumah dan konsekuensi tingkah laku yang menyertai jika aturan dilanggar. Hal ini penting untuk menunjukkan bahwa anda selaku orang tua menghormati anak pemikiran, perasaanya. Juga mengajarkan pada mereka bahwa opini setiap anggota keluarga adalah hal yang penting untuk dihargai. Diskusi ini penting agar anak paham pentingnya aturan dan keuntungan aturan itu bagi dirinya. Pemahaman yang tepat penting sebagai dasar untuk masa depan anak, dimana nantinya ketika mereka dewasa, mereka bisa membuat keputusan yang baik untuk diri mereka sendiri.


1. Tidak Menghargai Anak

Anda selaku orang tua mengharapkan anak untuk menghormati dan menghargai anda, namun seringkali melupakan bahwa menghargai itu bersifat dua arah. Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah dengan berbicara dengan membentak, mengeluarkan kata negatif kepada anak misalnya “dasar anak nakal, kuping kamu ga bisa denger ya!!!!”, kembali mengungkit kesalahan-kesalahan yang pernah ia lakukan sebelumnya setiap kali ia melakukan suatu kesalahan baru.

Perlakukan anak anda, terutama bagi mereka yang sudah beranjak remaja, dengan cara yang sama seperti yang ingin anda alami ketika orang lain menegur anda misalnya rekan/atasan kantor, keluarga. Membungkuk atau berjongkoklah menyesuaikan tinggi badan anda dengan tinggi mata anak anda, sehingga ia tidak perlu mendongak terus-menerus saat anda bicara. Tatap matanya dan diskusikan masalahnya dengan tenang, menghargainya namun tetap tegas.

2. Mendisplinkan Sambil Marah

Hukuman fisik seperti pukulan, cubitan atau bentakan memang terlihat lebih efektif untuk menghentikan “sementara” kenakalan yang dilakukan oleh anak, tapi hal tersebut hanya akan menjadikan anak takut  terhadap hukuman namun tidak paham mengapa perilaku mereka itu salah. Poses pengembangan kontrol diri anak menjadi tidak berjalan optimal dan akibatnya mereka akan kembali mengulang kembali perilaku negatif tersebut di kemudian hari saat orang tua mereka tidak ada.

Penting untuk diingat, bahwa tetap tenang agar bisa terus berpikir jernih adalah aspek penting dalam proses membetulkan perilaku yang salah.  Saat anda selaku orang tua bersikap tenang maka anda akan dapat menjelaskan dengan lebih baik kepada anak alasan mengapa tindakan pendisplinan perlu diberikan kepadanya, apa yang membuat anda merasa kecewa dengan tindakan “nakal”nya, dan alternatif tindakan yang lebih baik yang bisa dilakukannya agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Anak akan menjadi lebih paham dan menyadari bahwa tindakan mereka salah, dan orang tua menegur  karena rasa sayang.

Ambil waktu time-out menjauh sebentar dari anak untuk menenangkan diri anda dan mengatur kembali pemikiran anda sebelum akhirnya anda bicara dengannya. Kendalikan diri anda, seberapa pun marahnya anda tetaplah tenang, jangan berteriak, melakukan kekerasan fisik dan mengeluarkan komentar-komentar yang merendahkan anak.

3. Tidak Konsisten

Jika anda menegur anak anda karena ia tidak membersihkan kamarnya sehingga kamarnya berantakan namun kesempatan lain anda membiarkannya namun di bulan berikutnya anda menghukumnya karena kamarnya kotor. Maka anak akan mendapatkan pesan yang tidak jelas.

Berikan anak arahan yang jelas, sederhana dan realistis akan tingkah laku yang diharapkan dilakukannya. Misalnya jika anda menginginkannya untuk membersihkan kamarnya sendiri setiap 1 minggu sekali di setiap Jumat sore maka tandai kalendernya di setiap hari Jumat sebagai hari membersihkan kamar. Persiapkan ia untuk melakukan perilaku yang positif dan jika ia tidak melakukannya maka berikan ia konsekuensi yang akan ia terima secara konsisten, misalnya tidak boleh main PS selama waktu tertentu.

4. Berbicara /Menjelaskan Secara Panjang Lebar

Sangat penting untuk menjelaskan kepada anak alasan mengapa perilaku yang ia lakukan negatif sehingga ia paham betulk mengenai kesalahan agar nantinya ia tidak melakukan kesalahan yang sama.  Namun penjelasan yang terlalu panjang dan “berputar-putar” tidaklah tepat diberikan untuk anak. Fokus perhatian anak masihlah sangat mudah teralihkan, sehingga  tidak semua informasi dapat mereka terima secara lengkap terlebih lagi jika informasinya terlalu panjang.

Untuk anak yang lebih besar, beri penjelasan apa yang salah kemudian disksuikan dengannya alternatif perilaku positif yang bisa ia lakukan. Sedangkan untuk anak yang lebih muda, sebutkan apa yang salah dan alasan kenapa perilaku itu salah secara simpel.

5. Menjadi Negatif

Mendengar serentetan larangan “Jangan begini!”; “Jangan begitu!”; “Tidak boleh ini!”; “Tidak boleh itu” tentunya bukan hal yang menyenangkan untuk siapapun, terlebih lagi untuk anak. Lakukan pendekatan secara lebih positif , dengan memberikan alternatif perilaku yang baik dilakukan.

6. Berpikir Bahwa Mendisplinkan Anak Sama dengan Memberikan Hukuman

Mendisiplinkan anak bukan berpusat pada memberikan hukuman akan perilaku buruk tapi lebih pada membimbing mereka ke perilaku yang positif. Tapi hal ini bukan berarti ketika anak melanggar aturan lantas diabaikan. Harus ada konsekuensi yang jelas dan konsisten diberikan ketika anak melanggar aturan. Konsekuensi itu bisa berupa berkurangnya kesempatan anak untuk melakukan kegiatan ekstra yang mereka sukai. Hukuman yang tidak logis seperti dikunci di dalam kamar mandi, dibiarkan di ruangan gelap hanya akan menimbulkan trauma pada anak. Hal yang perlu diingat adalah konsekuensi diberikan sebagai cara untuk mengoreksi perilaku anak dan bukan sebagai alat kemarahan orang tua karena melihat perilaku negatif anak.

7. Orang Tua Tidak Melakukan Tingkah Laku yang Sesuai

Misalnya anda menginginkan anak untuk bersikap sabar terhadap temannya namun anda sendiri sering bersikap tidak sabar dan mudah marah dengannya, anda ingin anak rajin beribadah namun anda sendiri tidak melakukannya dsb. Tentunya hal ini akan menimbulkan kebingungan pada diri anak.

Jadi jika orang tua ingin anak disiplin dalam melakukan tingkah laku tertentu maka selaku orang tua anda pun harus konsekuen dan konsisten melakukan tingkah laku tersebut. Jika anda melanggar aturan yang anda buat sendiri, maka jangan segan untuk meminta maaf kepada anak, jelaskan alasan mengapa anda melakukan tindakan tersebut, diskusikan dengannya alternatif tingkah laku positif yang bisa dilakukan, buat janji dengan anak untuk tidak melakukannya lagi di kemudian hari dan upayakan untuk benar-benar memenuhi janji tersebut.

8. Sikap Otoriter

Menetapkan aturan dan batasan bukan berarti tidak memberi kesempatan pada anak untuk membuat pilihan atau menjadikan anak takut untuk mengeksplorasi lingkungan karena takut melakukan kesalahan. Anak yang dididik disiplin dengan cara positif memahami bahwa pendapat mereka akan didengar dan dihargai meskipun orang tua tidak selalu setuju dengan pendapat tersebut. Hal ini akan membantu rasa percaya diri anak dalam mengeksplorasi dan berkembang, sehingga pada akhirnya bisa membedakan hal-hal yang negatif-berbahaya dengan hal-hal positif-bermanfaat untuk mereka lakukan.

9. Sikap Permisif dan Sama Sekali Tidak Mendisiplinkan Anak

Membiarkan anak melakukan tingkah laku apapun sekehendak hatinya memiliki dampak yang jelek di kemudian harinya. Anak yang tidak diberikan batasan dan konsekuensi oleh orang tuanya akan tumbuh menjadi anak manja, egois, seenaknya dan tidak bisa mengatur dirinya sendiri. Hal ini tentu akan menyulitkan adaptasi anak dengan lingkungan.

Ketika orang tua menunjukkan kepada anak tingkah laku apa saja yang pantas/tepat dilakukan. Perlakuan anda selaku orang tua yang penuh cinta kasih namun tegas dan jelas dalam memberikan batasan dan harapan pada anak akan membentuk rasa aman pada diri anak ini dan menjadikannya nyaman saat berada di lingkungan.



SEMOGA BERMANFAAT!

             

Monday, 18 April 2016

Kesalahan Dalam Public Speaking




Banyak orang keliru dalam memahami apa itu public speaking atau skill berbicara di depan umum. Skill ini adalah satu skill atau keahlian yang bertambah dengan latihan serta masukan – masukan jujur dari berbagai orang dan juga pengalaman. Berbicara selama 20 menit di hadapan sebuah grup yang terdiri dari berbagai macam tipe orang akan berdampak lebih banyak pada keahlian berbicara di depan umum dibanding setahun yang dihabiskan di belakang meja.

Berikut ini beberapa kesalahan terbesar dalam public speaking. Sangat direkomendasikan agar anda menghindari kesalahan – kesalahan terbesar dalam public speaking berikut ini :

1. Memulai dengan muka murung tanpa senyum

Anda sendiri tentu akan merasa tidak nyaman jika anda bertemu dengan seseorang namun orang itu ‘terlihat tidak ramah’ karena bermuka murung kepada anda. Begitu pula audiens, jika anda tak tersenyum kepadanya tapi justru bermuka muram maka anda telah menghancurkan pertemuan anda tersebut semenjak awal. Tersenyumlah, dan jabat tangannya dengan penuh antusias, itu adalah sebuah penghormatan kepada mereka yang bersedia datang untuk mendengarkan apa yang ingin anda bicarakan.

2. Meminta maaf yang tak tepat 

Tidak ada larangan untuk meminta maaf, namun sangat dilarang meminta maaf di saat yang tak tepat. Anda baru memulai materi, kemudian anda meminta maaf bahwa anda belum terlalu siap, kira-kira apa yang akan terjadi? Tentu audiens akan kecewa, mereka akan berpikir, untuk apa hadir di pertemuan yang pembicara nya saja belum siap, buang-buang waktu. Yap, meminta maaf di saat yang tak tepat juga akan menghancurkan pertemuan anda tersebut semenjak awal. Terkait hal ini bisa anda baca lebih lanjut di sini.

3. Tampilan slide power point yang ‘Buruk’

Dalam banyak penelitian, penerimaan informasi secara visual memberikan persentase yang lebih besar daripada yang lain. Anda ingin menggunakan power point ketika menyampaikan materi anda? Maka pastikan slide pertama yang dilihat audiens bukan slide yang ‘menyiksa’ bagi audiens. Buat sebuah slide pembuka yang WOW, keren, dan berkesan hingga membuat audiens siap dan ingin segera lanjut untuk mendapatkan materi dari anda.

4. Memulai dengan ‘Candaan’

Jangan memulai forum anda dengan sebuah sikap yang justru menjatuhkan kredibilitas anda di hadapan audiens. Sangat disarankan jangan memulai forum dengan cara yang datar, tak bersemangat dan biasa saja. Mulailah dengan sebuah ledakan, sebuah semangat, sebuah hal yang luar biasa dan berkesan. Berikan audiens cerita yang menarik, data-data yang membuat mata terbelalak, musik yang menaikkan semangat, kutipan yang menarik, dan salam yang bersemangat. Intinya sesuatu yang ‘langsung’ bisa menarik perhatian audiens.

5. Ingin meniru gaya pembicara lain

Tak apa jika anda ingin meniru gaya pembicara lain sebagai sebuah pembelajaran, asalkan tidak 100% dan dalam waktu yang lama. Karena ketika anda mencoba meniru gaya pembicara lain dalam porsi yang berlebihan, maka ke-alami-an dari diri anda sendiri telah menghilang ketika anda bukan diri anda sendiri. Terkait hal ini telah penulis bahas panjang lebar di sini.

6. Gagal ‘bersahabat’ dengan ruangan

Siapa saja yang datang ke pertemuan atau forum anda tentu ingin bertemu dengan anda, ingin berbagi berbagai macam hal dengan anda. Jika anda tidak menggunakan waktu yang anda sebelum forum anda dimulai untuk mengobrol dengan audiens anda, maka sejatinya anda telah kehilangan kesempatan berharga untuk menguatkan kredibilitas anda di hadapan audiens – audiens yang mungkin kebanyakan dari mereka baru anda kenal. Jangan sungkan untuk mengobrol, berbicara, dan berbagi dengan audiens – audiens anda sebelum forum di mulai, baik audiens yang sudah anda kenal ataupun belum sama sekali.

7. Gagal menggunakan teknik relaksasi

Lakukan apapun yang bisa anda lakukan sebelum tampil dengan public speaking. Seperti mendengarkan musik, mengatur pernafasan, melakukan olahraga ringan, dan lainnya. Tiap orang memang memiliki kebiasaan berbeda untuk bisa membuat dirinya relaks sebelum tampil di depan audiens, maka temukanlah. Bahkan, berbicara kepada para audiens seperti yang telah disebutkan di atas juga mampu menjadi ‘senjata’ untuk proses relaksasi diri.

8. Terlalu ‘bookies’

Membaca materi anda dari kata ke kata dengan pandangan tetap dari awal sampai akhir kepada kertas materi anda, jangan lakukan ini! Sikap ini hanya akan membuat audiens tertidur, bosan, dan tak nyaman. Lebih baik anda menjadikan catatan materi anda sebagai poin – poin dari materi anda untuk menjaga anda agar tetap berada di jalur yang tepat dari materi yang ingin anda sampaikan. Lihat poinnya, kemudian tatap mata audiens dan berbicaralah.

9. Menggunakan cerita, kutipan orang lain

Tidak ada masalah jika anda ingin menggunakan cerita, kutipan orang lain dalam materi anda. Namun, pastikan anda benar – benar bisa menyampaikannya, jangan sampai tidak sesuai bahkan lupa dengan cerita, kutipan aslinya. Hanya saja, akan lebih ‘luar biasa’ jika anda menggunakan cerita, dan kutipan anda sendiri. Karena untuk terhubung dengan audiens –baik secara pemikiran dan perasaan- anda harus menyampaikan cerita, kutipan yang memang berasal dari pengalaman pribadi anda sendiri. Di sisi lain perlu dipahami bahwa proses public speaking adalah satu proses untuk berbagi energi positif kepada audiens anda, dan energi positif itu harus datang dari anda melalui hal-hal yang asli datang dari anda. Jika anda berpikir bahwa anda tidak memiliki cerita, kutipan yang menarik untuk dibagikan kepada audiens anda, maka sebenarnya anda belum mencarinya dengan sungguh – sungguh.

10. Berbicara tanpa gairah

Lebih bergairah anda dalam menyampaikan materi anda maka audiens akan lebih nyaman dan sukarela untuk melakukan berbagai macam hal karena anjuran atau permintaan anda.

11. Mengakhiri materi ‘hanya’ dengan pertanyaan dan jawaban

Kebanyakan dari pembicara mengakhiri materinya dengan pertanyaan dan jawaban akan apa yang didapatkan audiens pada hari itu. Padahal pertanyaan dan jawaban saya tidak cukup untuk menghimpun poin – poin penting dalam materi anda hingga kemudian mampu diingat dan dibawa pulang oleh audiens. Akan lebih luar biasa usai anda menyampaikan pertanyaan dan jawaban tersebut, segera tutup dengan cerita yang sesuai dengan materi anda, poin – poin penting dalam materi anda, serta kutipan yang menarik yang memperkuat materi anda. Tutuplah pertemuan saat itu dengan WOW.

12. Gagal untuk mempersiapkan

Gagal mempersiapkan sama dengan mempersiapkan kegagalan. Reputasi anda akan dinilai semenjak anda maju di depan audiens hingga anda mengakhirinya. Maka pastikan anda mempersiapkannya dengan baik sehingga ketika anda meninggalkan audiens anda, audiens anda mengingat sesuatu yang berkesan dari anda, bukan sesuatu yang tak menyenangkan dari anda.

13. Gagal memahami bahwa berbicara 

Gagal memahami bahwa berbicara adalah sebuah skill yang harus ‘diperjuangkan’. Tidak ada yang instan, pun dalam berbicara. Gagal, jatuh, hujatan, dan lainnya adalah sesuatu yang wajar dan pasti akan anda lalui untuk menjadi seorang pembicara yang handal. Jika anda maju maka anda akan menjadi pemenang, jika anda mundur maka anda akan menjadi korban.




SEMOGA BERMANFAAT!

Sunday, 17 April 2016

Cara Jitu Menjadi Orang Tua Yang Ideal dengan Hypnoparenting




Setiap anak memiliki tangki emosional, tempat kekuatan yang dapat memberikannya bahan bakar sewaktu menghadapi hari-hari penuh tantangan pada masa anak-anak dan remaja. Tangki emosional tersebut diisi dengan cinta tanpa syarat. Cinta tanpa syarat adalah perasaan dan komitmen orangtua untuk menerima apapun perilaku anak dan keadaan anak.

Cinta tanpa syarat tidak akan mengarah pada pemanjaan pada anak. Kita tetap diperbolehkan menegur dan marah terhadap anak kita. Namun harus diingat bahwa rasa marah tersebut tetap harus beralasan dan bertujuan. Seorang anak akan menjadi manja jika ia kurang mendapatkan perhatian dan mendapatkan cinta yang tidak diberikan pada tempatnya. Misalnya,"Kalau kamu nakal, mama tinggal kamu lho!" atau "Kalo kamu dapat nilai baik, berarti kamu anak mama."

Terpenuhinya tangki emosional anak-anak akan memudahkan kita untuk mendisiplinkan, mengatasi dan memahami perilaku baik negatif dan positif yang ditampilkan oleh anak, tanpa mendapatkan rasa permusuhan dari anak.

Tidak terpenuhinya tangki emosional maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang cemas karena ia akan berusaha menunjukkan selalu dirinya adalah anak baik. Atau tumbuh menjadi anak yang penuh permusuhan dan perasaan tidak berharga karena tidak percaya bahwa cinta yang tulus tetap ada dan dirinya layak untuk mendapatkan cinta itu.

Jika tangki emosionalnya penuh maka anak-anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang menerima dan nyaman terhadap dirinya sendiri, dan mampu mengendalikan kecemasan serta perilakunya. Anak-anak juga menjadi siap untuk belajar secara emosional sehingga mempercepat anak untuk belajar semua hal yang disediakan di lingkungan mereka. Anak-anak menjadi lebih siap dan mampu menjalin relasi dengan orang lain secara sehat. Dan dampak akhir dari terpenuhinya tangki emosional adalah pembentukan citra diri positif.

Ibarat orang dewasa, pemenuhan kebutuhan cinta kasih dalam diri anak sama halnya pemenuhan kebutuhan jasmani dalam diri orang dewasa. Jika kebutuhan jasmani terpenuhi, maka kita tidak perlu lagi memusingkan makanan hari esok sehingga kita dapat berkonsentrasi dan mengerjakan hal yang lain.

Untuk dapat memenuhi tangki emosional seorang anak, kita perlu berbicara dengan bahasa yang sama dengan anak kita. Beberapa anak, memiliki bahasa yang berbeda dengan anak yang lain. Oleh sebab itu, kita perlu untuk mengenali dan memahami bahasa cinta kasih tiap anak.

Ada 5 kategori bahasa cinta kasih yang biasanya digunakanoleh anak-anakKelimanya adalah sentuhan fisik, kata-kata penegas, waktu bersama yang berkualitas, hadiah, dan pelayanan.

Mamahami dan mengenali bahasa cinta kasih yang dipergunakan oleh anak akan memudahkan kita mendidik anak-anak. Karena jika anak merasa dicintai, Ia akan memandang dunia dengan bersahabat.



SEMOGA BERMANFAAT